Mendefinisikan Masalah

“Jika saya diberikan waktu satu jam untuk menyelamatkan dunia, saya akan menggunakan 59 menit untuk mendefinisikan masalahnya dan 1 menit untuk memecahkannya."
- Albert Einstein -

Banyak orang memiliki masalah, namun tidak semua orang bisa menceritakan apa masalah sesungguhnya. Ketika diminta untuk bercerita, malah jadi 'ngalor ngidul' arah pembicaraannya, sehingga tidak jelas apa sebetulnya masalah yang dialami. Orang cenderung mencampuradukan fakta yang terjadi dengan harapan yang diinginkan. Orang juga cenderung menyamaratakan persepsi.

Quote Albert Einstein diatas menyatakan bahwa mendefinisikan masalah memang tidak mudah. Butuh banyak data dan fakta, serta penjabaran yang terstruktur hingga pada akhirnya bisa menemukan apa yang sesungguhnya sedang terjadi. Butuh lebih banyak waktu untuk bisa mendefinisikan masalah dibandingkan mencari solusi pemecahan masalahnya.

Berikut ini tips untuk memudahkan mendefinisikan masalah:
1. Deskripsikan situasi yang terjadi sedetil mungkin. Semakin spesifik situasinya, semakin jelas gambaran permasalahannya.
2. Tulis semua faktor yang mempengaruhi situasi yang sedang terjadi. Bisa menggunakan diagram kantong kata, ataupun diagram pohon.
3. Lihat kembali gambaran yang sudah dideskripsikan. Jika ternyata ada banyak masalah yang perlu diselesaikan, pilihlah maksimal 3 yang diprioritaskan, dengan kriteria:
- paling menyakitkan
- paling berdampak besar
- ada dalam kendali kita (bisa kita pengaruhi)

Jadi mulai sekarang, ketika merasa ada masalah yang perlu diselesaikan, mari mencoba mendefinisikan masalahnya dengan spesifik mungkin. Dengan demikian, kita bisa mengurangi rentang kesalahan penanganan/solusi.

Sri Wulandari
083119839460


Created at: Mar 17 2022 , Last update: Mar 30 02022