Menjual Buku Anak dan Balita Berkualitas

Mengapa harus Belajar Sejarah

Sepakat kan kalo ilmu itu penting sekali buat asupan otak? Bahkan kata Rasullulah, malaikat membentangkan sayapnya kepada para penuntut ilmu tanda ridha. (riwayat Ahmad).

Sepakat kan kalo ilmu itu penting sekali buat asupan otak? Bahkan kata Rasullulah, malaikat membentangkan sayapnya kepada para penuntut ilmu tanda ridha. (riwayat Ahmad).

Mengkaji ilmu semestinya menjadi kebutuhan bagi kita setiap hari. Whats? Every day? (sok keminggris :D) Yup, setiap hari. Jangan berpikir tentang sekolah atau kuliah yak, karena ilmu tidak melulu didapat di institusi formal. Ilmu bisa didapat di mana saja, kapan saja dan dari siapa saja. Termasuk dari literasi.

Literasi? Yup. Buku. Lalu? Gabungkan buku dengan sejarah, nikmati sensasi pelajaran yang Allah berikan.

Tadi buku, terus sejarah, apa hubungannya?

Belajar sejarah sangat banyak manfaatnya. Dengan belajar sejarah kita dapat mengambil peristiwa yang tentunya akan sangat bermanfaat untuk kehidupan. Sejarah yang merupakan bahan pembelajaran manusia akan perjalanan peradabannya dari mulai sejak Nabi Adam diciptakan. Harapan menggali ilmu sejarah ialah supaya kita mengetahui serta mendalami akan pentingnya kisah-kisah peradaban di periode dulu sehingga penduduk tersebut dapat tahu akan asal usul bangsa, budaya & agamanya. Dari sejarah, kita mampu mengetahui & mendalami histori utama di musim dulu yg teramat berpengaruh bagi kehidupan di periode waktu ini.

Islam yang dibawa oleh The Best Men in The World, Muhammad Saw. membawa perdamaian di seluruh penjuru dunia. Rasulullah Saw. begitu penuh semangat dalam menyebarkan ajaran tauhid (mengesakan Allah) ke seluruh penjuru dunia. Dari awal kemunculannya, dalam waktu sekitar tiga puluh tahun saja, Islam sudah bisa mengalahkan dua negara superpower yang ada saat itu : Kekaisaran Romawi dan Kerajaan Persia. Jika kita tidak mengetahui sejarah Rasulullah dan para sahabat dalam memperjuangkan Islam agar tegak di muka bumi, akankah hati kita tergerak untuk membela Islam?

Dari sejarah perjuangan Rasulullah SAW kita dapat mengambil pelajaran bagaimana strategi dakwah, strategi perang, keteladanan beliau sebagai model kebaikan umat, motif perjuangan beliau, dan hal lainnya. Dengan belajar sejarah, kita bisa membandingkan kondisi umat terdahulu dengan umat sekarang sehingga kita bisa memperbaiki kekurangan yang ada di masyarakat. Dengan belajar sejarah pula (khususnya sejarah Islam), akan timbul rasa untuk menegakkan syariat Islam yang sempurna, minimal menerapkannya kepada diri sendiri.

Kesimpulannya?

Belajarlah shiroh nabawiyah untuk bisa mengenal Rasullulah. Untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik, dengan meneladani sifat-sifat Rasulullah.

Hmmm … tapi buku shiroh itu biasanya tebal dan susah dimengerti.

Jangan khawatir, telah hadir buku paket Muhammad Teladanku, shirah nabawiyah yang bisa dibaca untuk seluruh anggota keluarga. Ya, bahkan anak-anakpun bisa membacanya, sebab pilihan katanya ringan.

Buku ini menjadi sangat penting kita miliki ketika kita bersungguh-sunguh ingin mengenalkan kepada keluarga pada sosok teladan utama manusia. Disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami, mengalir dan mengasyikkan, serta kaya akan nilai-nilai akhlaq mulia dan sejarah Islam. Perlahan tapi pasti buku ini menjadi sarana keluarga kita dalam memahami nilai-nilai Islam yang dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Terlebih lagi sangat menarik dalam sajian ilustrasinya yang artistic dan full color. Buku Teladan Keluarga Sirah Nabawiyah Rasulullah untuk anak-anak ini semakin tidak membosankan karena dilengkapi dengan berbagai sarana interaktif.

Spesifikasi produk :
– Ukuran buku : 15 x 210 x 280 mm
– Penulis naskah : Eka Wardhana dan Tim Kreatif Sygma
– Hard cover, full color, kertas isi AP 190 gram

Muhammad Teladanku terdiri dari 16 buku utama dengan tema :
1. Kelahiran Rasulullah
2. Masa Muda
3. Menjadi Rasul
4. Ketabahan
5. Tanda-tanda Kemenangan
6. Madinah al Munawwarah
7. Mempersembahkan Islam
8. Perang Uhud
9. Perang Khandaq
10. Kemenangan di Khaibar
11. Penaklukan Mekah
12. Teladan Umat Manusia
13. Rasul Penyayang
14. Rasul yang Dicintai
15. Rasulullah Berkisah
16. Wafatnya Rasulullah
17. Mutiara Pelengkap

Selain itu Sirah Nabawiyah ini dilengkapi dengan sarana interaktif yang mendukung berupa :
· Satu (1) buku Mutiara Pelengkap berisi ensiklopedi mini kartun dan kuis yang mendidik
· Satu (1) buku Ensiklopedi Nabi Muhammad
· Lima (5) buku Muhammad Teladanku edisi balita
· Satu (1) CD interaktif
· Satu (1) paket games
· Tiga (3) poster ringkasan sirah nabawiyah.

Banyak bangeeeettt? Mahal dong?

Heuheu … ilmu mah ga bisa diukur dengan nominal. Ga ada kata mahal untuk ilmu. Kalaupun masih belum terjangkau, kami menyediakan sarana ARISAN BUKU.

Arisan buku? Apa itu?

Pada prinsipnya, sama dengan arisan panci, arisan tas, arisan emas, dll. Setelah terkumpul 10 orang, dimulailah arisan buku ini. Satu orang pemenang dalam 1 bulan selama 10 bulan. Harga jadi lebih ringan. Hanya perlu menyisihkan 11.600 rupiah sehari. :) Ringan kan?

Sudah puluhan ribu ayah bunda cerdas yang mengikuti arisan buku demi asupan bergizi dari Paket Muhammad Teladanku. Kini, giliran ayah bunldalah yang berpartisipasi dalam menularkan ilmu shiroh nabawiyah pada anggota keluarga.

Salam cinta literasi

#ODOPfor99days
#ODOPtulisan8

Written by Khazanah on Saturday January 21, 2017
Permalink -

« Baca Buku dengan Posisi Tidur, Amankah? - Menahan Amarah dengan Membaca Buku »