Menjual Buku Anak dan Balita Berkualitas

Menahan Amarah dengan Membaca Buku

Haaaaaa???? Emangnya bisa?
Bisa banget. Ini salah satu trik yang saya lakukan untuk mengalihkan perhatian otak, dan juga hati.

buku dan mawar

Kemarahan yang tidak terkontrol kerapkali membuat aura lingkungan sekitar menjadi buruk. Marah yang dilambangkan dengan icon wajah berwarna merah dengan mata melotot tak ramah. Ditambah dengan suara tinggi melingking dan keras, menciptakan teror bagi penderita (yang kena dampak amarah), apapun penyebabnya.

Kata mereka (pakar psikolog), marah itu perlu disalurkan agar menjadi energi yang positif. Jika tidak, ia akan terus menerus membuat efek negatif yang membungkam segala tindak kreativitas. Output yang muncul adalah pengkerdllan kemampuan daya pikir/ daya tangkap otak dalam menerima segala materi.

Pendek kata, dampak buruk akan menjangkiti tubuh dan emosi seseorang yang tidak mampu mengendalikan amarah. Para pelaku kejahatan (seperti pembunuhan), konon, katanya, adalah orang-orang yang tidak mampu mengendalikan amarah.

Balik lagi ke buku. Salah satu tips menahan amarah adalah dengan membaca buku. Buku akan membawa anda menuju gerbang dunia lain. Barangkali membawa kesedihan manusia lain di belahan bunia yang lain. Barangkali berkisah tentang sejarah peradaban suatu bangsa sekian ribu tahun lalu. Barangkali juga hanya berupa cerita fiksi tentang kehidupan pasutri yang berselingkuh.

Ketika anda terhanyut pada isi buku, memasuki dunia yang berbeda, perlahan napas anda akan menjadi lebih teratur. Dan amarahpun mereda. Di sesi berikut, secara ajaib, bisa jadi, anda lupa bahwa anda baru saja mengalami rasa amarah yang meluap. :)

Well, cinta literasi, bisa membawa diri anda kemana saja dalam hidup. Perjalanan kehidupan seringkali berubah, karena buku yang anda baca. Jika buku sedemikian dahsyat efeknya, mengapa begitu sulit bagi anda untk mulai membacanya?

Salam cinta literasi
-Hylan Khazanah-

#ODOPfor99days
#ODOPtulisan13

Written by Khazanah on Wednesday February 1, 2017
Permalink -

« Mengapa harus Belajar Sejarah - Investasi Buku »